family

Bapa, always be My King

Friday, February 26, 2016
I  may find my prince, but My dad will always be my King.

Bapa adalah orang pertama yang akan mengatakan ‘tenang teh ada bapa’ di setiap kondisi lemahku atau pada masalah yang aku hadapi. Ntah apapun itu.

Bapa adalah orang yang akan berada di posisi paling depan untuk membelaku saat ada orang yang menyakitiku. Berbeda dengan mama yang lebih lembut dan rasional, bapa dengan sikap kerasnya adalah orang yang selalu membuatku merasa aman hanya dengan meyakini bahwa bapa ada di dekatku.

Tidak peduli sebesar apapun masalahku, bapa akan selalu menenangkanku, meyakinkanku dan menguatkanku.

Tenang ada Bapa..

Ya. Sebagai satu-satunya pria dalam keluarga dan merupakan kepala keluarga, bapa memang menjalankan perannya dengan sangat baik. Walau saat ini beliau tidak lagi segagah dulu, tidak lagi sekuat dulu, tidak lagi sesehat dulu. Tapi bapa tetaplah bapa. Yang akan selalu merelakan apapun yang dimilikinya demi anak-anaknya.

Bapa adalah cinta pertama sekaligus cinta terakhirku.

Aku bahkan ingat saat dulu beliau masih begitu gagah dan aku menyukainya. Mencintainya, mengaguminya dan bangga memilikinya.

Aku bahkan masih ingat saat dulu aku begitu sombong membanggakan bapa di depan teman-temanku. Karena memang bapaku luar biasa.

Aku masih ingat setiap detiknya.

Dan sampai saat inipun, tak peduli seberapa besar perubahan kondisi kami, bapa adalah cinta pertamaku.

Walau badannya mulai ringkih dimakan usia. Walau raganya tak lagi sekuat dulu karena sakitnya, dimataku bapa tetap sehebat dulu.

Karena sampai detik inipun, bapa akan selalu melindungiku dari setiap masalah yang aku hadapi. Dia menukar apapun yang dia miliki dalam hidupnya hanya untuk membuatku tetap bisa hidup dengan tenang. Dan harus aku akui bahwa aku adalah orang yang beruntung karena memilikinya dalam hidupku.

Bapa memang bukan orang yang bisa dekat dengan anak-anaknya seperti mama, Bapa cenderung lebih defensif dan dingin. Tapi beliau adalah yang terhebat dimataku. Kedua setelah mama.

Maka akupun tak meminta banyak pada Sang Pemeluk Takdir.

Aku hanya meminta agar waktuku cukup untuk membuat Bapa bangga padaku, membahagiakannya, mengajaknya ke tempat manapun yang ingin dikunjunginya sesuai janjiku selama ini.

Dan hanya sebaris doa yang selalu menghiasi waktu usai solatku. Teruntuk Bapa.

“Ya Rabb, aku mohon jangan ambil bapa sebelum aku sempat membuatnya selalu tersenyum, sebelum aku membuktikan padanya bahwa aku bukan gadis kecil keras kepalanya lagi, dan sebelum aku memberinya kebahagiaan saja dalam hidupnya.


Dekatkan aku selalu pada cinta pertamaku, Ya Rabb. Dia malaikatmu yang aku sebut, Bapa.”


Baca Selengkapnya → Bapa, always be My King
Fresh

Tuhan Tahu Kita Mampu

Sunday, February 21, 2016
Tuhan tidak semata-mata memberi ujian jika tidak meyakini bahwa kita mampu menghadapinya. Meski sebesar apapun ujian yang saat ini Tuhan berikan padaku, aku yakin akan ada pertolongan Tuhan yang selalu dijanjikanNya.

Yakin saja, Tuhan tidak pernah menutup mata dari orang yang sudah menyakiti kita. tidak perlu membalas dendam, karena Tuhan lebih tahu bagaimana caranya bekerja dengan orang-orang yang semacam itu.

Ujian adalah tanda Tuhan masih mengingat kita.
Ujian adalah dimana Tuhan berada begitu dekat dengan kita.
Ujian adalah cara Tuhan menebus dosa kita jika kita lulus menghadapinya.

Tuhan tahu kita mampu.
Tuhan tahu aku mampu.

Tak peduli seberapa besar sakit yang saat ini dirasakan, aku yakin ini hanya ujian. Tuhan percaya aku mampu menghadapi dan menyelesaikan sesuai dengan seharusnya. Sakit hatiku saat ini hanya sekedar bukti bahwa Tuhan masih menyentuh hatiku agar aku tak menjauh dariNya.

Tidak ada satu manusiapun yang luput dari ujian. Karena tidak seorangpun mampu melawan takdir Tuhan. God is the best director! Tuhan adalah sebaik-baiknya pembuat takdir. Tuhan adalah jawaban terbaik untuk segala macam keluh kesah.

Tidak akan ada ujian tanpa penyelesaian. Dua hal itu adalah satu paket yang Tuhan berikan. Ketika Tuhan memberi ujian, Tuhan juga akan memberi penyelesaian.

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang lapang menerima ujian dalam hidupnya dan tanpa lelah terus mendekatkan dirinya pada sang pemeluk Takdir.

Gimme more power, God...

Aku tahu aku mampu.

Engkau mempercayaiku.


20:41

Rabu, 17 februari 2016


Baca Selengkapnya → Tuhan Tahu Kita Mampu
Dunia Teknik Informatika

Skripsweet : Day13

Sunday, February 21, 2016
Sampe hari ke-tiga belas, yang baru dikerjain baru sampe bab 2, itupun belum revisi karena Dospemnya minta dikerjain dulu sampe bab 3 baru bimbingan. Okelah, mulai nyusun bab 3 mulai hari ke-tiga belas ini.

Masuk ke-hari ketigabelas ini, bener-bener satu tugas yang berat buat aku. Nggak gampang bagi fokus antara skripsi dan bejibun masalah yang datang keroyokan dalam tempo yang hampir bersamaan dan harus diselesaikan secepatnya.

Nyatanya aku bukan Harry Potter, yang walaupun di mantrai avada kedavra oleh Voldemort masih bisa hidup lagi. Aku Cuma cewek umur 22 tahun biasa yang cukup stress saat dikasih banyak ujian sama Tuhan. Aku nggak cukup pinter ngatur mood biar segala urusan tetap jalan walaupun masalah segede alaihim lagi ada di depanku.

Tapi apapun hambatannya, premis pokoknya, aku harus lulus tepat waktu. Yang artinya, sehancur apapun mood saat itu, skripsi tetep harus di *paksa-paksain* ngerjain. Karena aku nggak mau bikin mama dan bapa gigit jari kalo aku nggak wisuda juni tahun ini. oh, Big no..

Aku patut bersyukur karena Tuhan memberi begitu banyak sosok yang luar biasa yang selalu mendukungku untuk terus bersemangat demi menyelesaikan skripsiku. Ada banyak orang yang sangat mempedulikanku, berjuang untukku, membelaku, mendukungku, membantuku dengan sangat tulus.

Jadi aku memang tidak punya satu alasanpun buat nunda skripsiku. Demi semua yang sudah begitu berjasa, demi perpanjangan tangan Tuhan untukku lewat mereka, aku harus mampu menyelesaikan ini dengan baik.

Karena ya, seperti yang pernah aku bilang di posting sebelumnya. Tuhan tahu aku mampu, makanya Tuhan memberiku ujian dalam bentuk masalah hidup.

Walaupun ini baru hari ke-tiga belas dan ujianku sudah sangat berat, tapi aku yakin, Tuhan bersamaku dan akan memelukku dengan kebesaranNya. Aku hanya perlu sedikit lebih kuat saja saat ini. FEVO!

Buat kalian semua yang juga lagi nyusun dan di datengin banyak masalah, satu pesanku : Katakan pada masalah besar itu, Bahwa kita punya Tuhan yang lebih Besar dan jadilah sedikit lebih kuat!

Kuat! Demi sarjana di depan mata.

21.03.

17 Feb. 16
Baca Selengkapnya → Skripsweet : Day13
Fresh

Antara Drakor She Was Pretty Dan Siwon Suju

Sunday, February 21, 2016
Belum bisa move on dari She Was Pretty, drama barunya korea. Tiap kali buka laptop bawaannya tuh pengen buka file filmnya dan nonton lagi. Najong banget deh nagihnya ampun!

Awalnya sempet nggak kefikiran bakalan suka lagi sama drakor setelah Princess Hours di tahun 2006 lalu. Tapi sebulan belakangan ada temen yang K-Pop Holic ngasih she was pretty. Begitu dikasih nggak langsung ditonton sih, apalagi pas tahu kalo ternyata itu drama korea. Kurang begitu suka sebenernya sama drakor. Tapi pas seminggu yang lalu, di sela-sela deadline tulisan yang bikin urat tegang, iseng aja nonton drakor ini. selain karena kehabisan stok film, penasaran juga karena di path banyak yang update soal She was pretty. Dan dimulailah syndrome insomnia gegara nonton drakor selameman. Selama seminggu Full. Gilak kan?


Salahkan Siwon suju yang ternyata maen di drama ini. Gimana mau berenti ketagihan lha wong ada mahluk Tuhan paling keceh di sepanjang film yang terdiri dari 16 episode ini.

https://akpopworld.files.wordpress.com/2015/09/she-was-pretty-choi-siwon-stills1.jpg
Siwon Suju.

Udah sering denger dari jaman SMA dulu, apalagi ada temen yang elf di kelas, tiap kali cerita nggak akan jauh-jauh dari Suju. Udah banyak juga yang bilang kalo Siwon itu cakepnya nggak nanggung-nanggung. Tapi waktu itu aku belum begitu ngeh karena kurang suka sama artis-artis korea. Jadi sampe minggu kemaren siwon suju Cuma sekedar nama buat aku. Sampe aku nonton she was pretty dan tahu wujud Siwon yang selama ini selalu diomongin sama temen-temenku. Waw! Langsung kena sindrome jatuh cinta tiba-tiba sama Oppa.

Setelah memutuskan buat jadi fans-nya Siwon (Walaupun telat banget kalo inget popularitas Super Junior udah mulai dari kapan tahun) aku mulai sedikit –banyak- stalking tentang Siwon. Dan Bingo! Tanggal lahirnya sama kayak aku, bikin aku bertanya-tanya dalam hati, apa mungkin jodoh ya? Oke abaikan!

Aku follow juga instagramnya di @siwon1987,dan nemu foto Siwon pake baju militer. Oppa mulai wamil sejak november tahun lalu dan selese dua tahun kemudian. agak sedih sih karena ngefansnya telat.  Kalo tahu dari dulu bisa kali ya ngefansnya lebih awal? Nggak macem sekarang. Baru juga ngefans udah ditinggal wamil. Sedih Hayati, Mak!

Well, bingung juga sih antara mau bikin review dari She Was Pretty atau nulis tentang Oppa siwon aja. Soalnya feel film ini menurut aku ya ada di Siwon suju yang berperan jadi Kim Shin Hyeok dalam she was pretty. Seorang editor majalah dengan segudang bakat dan memiliki aura yang misterius. Pokoknya perannya di drakor ini bikin Siwon seribu kali kelihatan lebih WAW buat aku.

Dari segi cerita dramanya sendiri unik sih. Walaupun garis besar ceritanya emang mainstream tapi karena kemasan dan jalan ceritanya dikemas dengan cara yang berbeda menurutku pribadi sih drama ini cukup asyik buat ditonton. Walaupun sangat disayangkan di episode akhir pelit banget scene Siwonnya *greget*

Intinya buat kamu-kamu, para K-pop sejati, kalo belum nonton drama kece satu ini berarti nggak gahol asli.

P.S : Dalam Drama ini Siwon Rela tampil shirtless lho *I love that scene,btw* 
Baca Selengkapnya → Antara Drakor She Was Pretty Dan Siwon Suju
Dunia Teknik Informatika

Skripsi or Skripsweet

Saturday, February 06, 2016
Buat mahasiswa tingkat akhir kayak aku, yang bikin galau bukan lagi soal masalah percintaan. Tapi lebih dari itu. Apa coba kalau bukan satu kata berjuta makna, momok yang lebih menakutkan dari segala macam jenis momok yang ada.

SKRIPSI. Ya itulah..

Dengernya aja udah sukses bikin perut mendadak mual, kepala mendadak berat dan idung mendadak kembang kempis. FIX, Hayati lebay!

Nggak semenakutkan itu sih sebenarnya, tapi lumayan bikin stress.

Awal tahun kemarin aku belum dapet ilham sama sekali mau ngambil apa buat skripsi, padahal temen-temen lain udah mulai konsul-konsul sama dosen. Selalu paling santai emang. Tapi pas deadline pengajuan judul online akhir bulan kemarin, mau nggak mau aku harus ngajuin judul juga kalo mau wisuda juni tahun ini.

Sampe h-2 deadline si ilham belum mampir sama sekali. Mau nggak panik gimana coba? Mau dipaksain mikirpun tetep aja gelap. Buka laptop, bukannya nyari-nyari ilham atau referensi di internet tapi malah nulis. Khan maen kan Hayati?

Tapi karena Alloh sayang aku, pas H-1 deadline, sebelum tidur aku iseng buka-buka stok buku lama dan nemu buku psikologi. Judulnya it’s me:kisah nyata penyandang Mutisme Elektif. Dan ntah kenapa rasanya kok mau lagi baca buku itu. Eh pas bangun tidur taunya ilham yang udah ditunggu-tunggu itupun dateng juga. Perantaranya ya lewat buku psikologi tadi. Kecup manis buat Mbak Yuyun Yuliani yang udah berbagi kisah hidupnya lewat buku itu.


Andai Mbak tahu kalau buku Mbak itu sudah berkontribusi dalam penyusunan skripsiku *LapiIngus *Terharu

Sumber Referensi Awal Skripsiku
Photo by : http://d.gr-assets.com/books/1302789390l/11103887.jpg



Dan setelah bermellow-mellow, bersyukur sebanyak-banyaknya sama Alloh, dengan kekuatan super akhirnya aku mengajukan skripsi dengan judul ‘SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA DINI KELAINAN SELECTIVE MUTISM PADA ANAK DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEBSITE’. Butuh waktu lebih dari seminggu sampe pemberitahuan acc judulku kuterima.

Sujud sukur, Hayati!

Yek, Acc judul.


Tapi nyatanya acc judul hanyalah awal dari drama ‘nyusun skripsi’. Awal lho! Masih ada banyak step yang harus dilalui dengan sukacita. Setelah hari ini ketemu pembimbing dua, for the first time. Resmi dimulailah si drama ‘nyusun skripsi ini’.

Intinya selama dua bulan ke depan pasti agak-agak hectic. Waktu buat nulis rebutan sama skripsi. Fokus buat kerjaan kebagi sama fokus buat bimbingan. Nggak kebayang sih bakal serepot apa. Tapi mama bilang, nikmatilah. Bakal kangen masa-masa begini. Susah senengnya nyusun skripsi itu nggak bisa digantiin pake apapun.

So’ buat bloggies yang lagi nyusun juga, enjoy with your thesis ya! Anggap aja dosen pembimbing itu gebetanmu biar semangetnya nambah tiap kali mau bimbingan.

Semangat kejar sarjana, Haphap!
Baca Selengkapnya → Skripsi or Skripsweet
CeritaLama

Karma Does Exist

Saturday, February 06, 2016
http://www.dohiy.com/wp-content/uploads/2015/05/keep-calm-and-believe-in-karma-3.png


Take care babe. Karma does EXIST. Karma itu ada pemirsa!

Tuhan akan membalas kebaikan setiap umatnya, walaupun hanya sebiji jagung. Dan begitupula dengan kejelekan.

Masih nggak yakin Karma itu ada?

Please guys. Open your eyes!

Agama aja ngajarin kita untuk selalu berbuat baik karena setiap perbuatan kita di dunia ini akan selalu ada balasannya. Tanpa kecuali!

Agak ngeri sih sebenernya bahas soal Karma. Soalnya aku punya pengalaman kurang baik soal yang satu itu.

Intinya aku yang bodoh, saat dikecewakan dan ada dalam kesakithatian, aku selalu mendoakan seseorang yang telah menyakitiku agar merasakan apa yang aku rasakan. Demi Tuhan, ini salah!

Sekarang aku sadar kok. Masalah balasan setiap perbuatan manusia itu bukanlah teritorialku. Aku siapa sampai harus mendoakan jelek terhadap mereka? Toh akupun belum tentu lebih baik daripada mereka yang aku doakan jelek kok.

Makanya sejak saat itu aku mulai belajar lebih iklas dan percaya bahwa Tuhan selalu memiliki sebuah rencana yang indah untuk setiap Hambanya. Tidak ada lagi sumpah serapah saat salah seorang mantanku ternyata selingkuh di belakangku. Bukan karena aku nggak ada perasaan apapun, tapi lebih karena aku merubah mindset berfikirku. Sebelum menimpakan kesalahan pada dia, terlebih dahulu aku bercermin. Menganalisa kekurangan yang ada pada diriku sehingga membuat pacar kesekianku itu memutuskan untuk selingkuh.

Tidak akan ada kata selingkuh kalau si dia nyaman sama kita kan?

Dan ya. Dengan rendah hati aku akui kekuranganku. Saat bersamanya aku terlalu sibuk. Dia yang juga memiliki jadwal yang padat karena harus kuliah sambil mengejar mimpinya menjadi atlet. Seringkali dia pergi keluar kota karena beberapa urusan yang mengharuskannya pergi. Benar-benar jadwal yang padat.

Tidak jarang berhari-hari kami bertahan tanpa komunikasi. Aku menyadarinya saat ini. Aku terlalu cuek dan paranoid saat itu. Aku takut kalau aku menghubunginya dia akan terganggu, mengingat jadwalnya memang benar-benar padat. Dan begitupun sebaliknya, terkadang dia harus kecewa karena beberapa telponnya tidak sempat aku angkat dan pesan-pesan manisnya belum sempat aku balas. Sampai dia lelah dan mencari sosok lain yang bisa menutupi kekuranganku. Aku sadar akan hal itu. Maka saat aku melihatnya berselingkuh dengan mataku sendiri, aku tidak mengeluarkan sumpah serapah apapun, walaupun memang hatiku sakit dibuatnya.

Aku percaya, demi menjauhkanku dari orang yang salah, Tuhan mematahkan hatiku!

Setelah itu, manusiawi bila aku menghindari komunikasi dengan dia. Bukan karena dendam, hanya saja sebagai seseorang yang membutuhkan ruang untuk memulihkan kembali lukanya, aku benar-benar butuh untuk sendiri. Aku ingin memantaskan diri agar dipertemukan dengan yang lebih baik. Bukan dimataku, tapi dimata Tuhan.

Sampai aku kembali pada kondisi stabilku semula, dia kembali datang dan memintaku untuk memulai kembali dengannya. Tidak sulit untukku memberinya jawaban. Tentu saja tidak!

Aku sadar aku salah, tapi akan lebih salah lagi bila aku menerimanya kembali,. Tuhan saja sudah menunjukan semuanya. Aku tidak ingin bodoh dengan kembali mengulang kisah yang sama dengan orang yang sama.

Aku memang tidak dendam. Tidak membencinya. Aku hanya kecewa karena untukku, perselingkuhan adalah hal yang paling tidak termaafkan diantara sekian banyak kesalahan dalam suatu hubungan.

Tapi semakin aku menolak, dia semakin memohon padaku. Aku tetap pada keyakinanku. Tidak ada kesempatan kedua. Cukup sebagai teman saja untuk saat ini. Tapi dia keukeuh dan tetap memohon atau sedikit memaksa. Dengan embel-embel tak akan selingkuh lagi.

Kalaupun memang dia berubah, aku bersyukur. Setidaknya dia bisa menjadi orang yang lebih baik lagi. Tapi untuk kembali bersamaku lagi, aku tetap menolak.

Tanpa mengurangi kesadaranku dengan kekurangan pada diriku sendiri, untukku pribadi, sampai kapanpun tidak ada kesempatan kedua untuk orang yang telah berhianat.

Dan dia bilang dia merasakan karmanya saat ini.


Sampai disini aku semakin merasa disayangi Tuhan. Ternyata Tuhan tidak menutup matanya dari orang yang telah menyakitiku. Walaupun aku sendiri tidak pernah meminta hal itu terjadi.
Baca Selengkapnya → Karma Does Exist
film

Review Film Ketika Mas Gagah Pergi

Saturday, February 06, 2016
The Memorable Film
versi Dita

http://movie.co.id/wp-content/uploads/2015/07/Ketika-Mas-Gagah-Pergi-200x290.jpg

Well, siapapun yang pernah baca karya-karyanya Mbak Helvy Tiana Rosa, pasti punya ekspetasi yang tinggi soal film ini. apalagi kalo diinget, novelnya sendiri terbit dan booming sebelum tahun 2000an dan baru sekarang dibikin film. Udah kebayang dong segimana detailnya pembuatan film ini?

Dan ketika nonton filmnya emang bener-bener sesuai ekspetasi. Meskipun aku belum sempet baca novelnya, tapi cukup dengan lihat filmnya aku udah bisa nebak kalo filmnya sesuai sama novelnya. Khas Mbak Helvy sekali.

Kata beberapa orang yang pernah baca novelnya, emang bener kok. Film ini nggak ada yang keluar jalur. Sesuai sama novelnya. Nggak kayak sebagian besar film yang diadaptasi dari novel, kadang ada beberapa adegan atau malah ceritanya yang nggak sesuai. Keluar jalur dan mengecewakan.

Sampai disini, Mbak Helvy bener-bener bikin aku takjub. Nggak heran butuh waktu lama sampai film ini sampai ke penonton.

Adegan demi adegan dalam film ini bikin aku betah duduk berpuluh-puluh menit menikmatinya. Ditambah dengan akting natural para pemainnya. Sederet nama-nama baru yang belum aku kenal sebelumnyapun bisa memainkan perannya dengan sangat memukau. Hamas Syahid dengan peran Mas Gagahnya yang membuat aku tak hentinya merapal doa agar jodohku kelak bisa sesoleh dia. Atau Masaji Wijayanto yang berperan sebagai Yudistira atau Yudi yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihatnya. Juga para pemain kawakan lainnya yang membuat film ini semakin ‘manis’ saat ditonton.
Masaji Wijayanto as Yudi
http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1073443/big-portrait/b68e3e62e3ea5642d269d7b23c12ca8carge_.JPG

Hamas Syahid as Mas Gagah
http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1073438/big-portrait/6dc6d31b84b9a95125bbceb23e662177arge_.JPG


Aquino Umar as Gita Ayu Pratiwi
https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/1e/2f/62/1e2f62dec3028c0b43593af3f8efd065.jpg
Selama lebih dari satu setengah jam, kita sebagai penonton tidak merasa digurui sama sekali, meskipun sebagian besar adegan dalam film itu isinya memang penyampaian agama atau dakwah. Tapi karena begitu pintarnya Mbak Helvy dan para kru dalam ‘meracik’ film ini, adegan dakwahpun tidak terasa membosankan sama sekali. Apalagi kalau Masaji yang dakwah. Dan ntah kenapa, tiap kali ada adegan Masaji sebagai Yudi dakwah di dalam bus itu kelihatan manis sekali dimataku *LOL

Harus diakui kalau film ‘Ketika Mas Gagah Pergi’ ini lain dari film yang bertema religi lainnya. Fokus dan tujuan filmnya sih sama, tapi feelnya beda. Makanya nggak heran filmnya memorable banget buat aku.

12 Tahun mbak Helvy memperjuangkan film ini. nggak sedikit lho tawaran yang diterima Mbak Helvy untuk memfilmkan cerita Mas Gagah ini, tapi dengan selera mereka, artinya dengan mengubah beberapa isi cerita. Jelas aja Mbak Helvy nggak mau, sebagai orang yang principle semenggiurkan apapun tawaran itu, kalo ceritanya nggak sesuai sama isi novelnya ya buat apa? Lha wong tujuan Mbak Helvy ini kan Dakwah. Makanya nggak heran deh beliau ini disebut penulis pejuang islam. Prinsipnya nggak kalah sama tumpukan materi. Salut deh Mbak!

Ada beberapa kejutan yang didapet penonton di akhir film. Salah satunya yaitu, adanya dedikasi untuk ketiga orang yang mensupport  Mbak Helvy untuk  memperjuangkan film ini. diantaranya adalah, Alm. Didi Petet,Alm Choerul Umam dan Alm. Pepeng Ferrasta. Ketiganya memiliki peran penting dalam pembuatan film ini.

Kejutan lain adalah adanya spoiler untuk film ‘Ketika Mas Gagah Pergi Part 2’. Sempet heran juga sih, kok ada part 2nya? Perasaan pas liat poster filmnya nggak ada tulisan part 1 deh, oke abaikan!

Di akhir film emang menggantung sih, nanggung banget dan bikin yang nonton nggak sabar buat lanjut nonton part 2nya. Aduh, kapan dong rilisnya? Gemes!

Tapi ya okelah, nyoba disabar-sabarin aja ya, walaupun udah kangen lagi sama Mas Gagah dan Yudi. Nanti kita jumpa lagi ya abang-abang solehah? *KISS*

Karena filmnya udah masuk kategori memorable menurut aku, pas lah ya kalo dikasih nilai 9 dari 10. Sempurnah!

Tunggu buat part 2nya yaJ




Baca Selengkapnya → Review Film Ketika Mas Gagah Pergi

Labels

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Warung Blogger

Kumpulan Emak Blogger

img.emoji { height: 1em; width: 1em; margin: 0 .05em 0 .1em; vertical-align: -0.1em; }