where we are will vacation ?

Sunday, October 11, 2015
Kalo bicara tentang liburan, otomatis pasti berfikir soal destinasi wisata mana yang ingin kita kunjungi.


Photo from Google


Dan sebagai orang Indonesia tulen yang belum punya passport dan belum merasakan udara diluar Indonesia, tujuan utama yang kudu mesti didatangin pertama kalinya adalah Ilocos Norte di Filipina. Bukan berarti ngga cinta sama negara sendiri lho ya! Karena harus diakui juga kalo saat ini semakin banyak aja destinasi wisata di Indonesia yang ngga kalah WAH-nya dibanding tempat-tempat di luar negeri. Aku milih Filipina karena emang udah penasaran pake banget sejak tahun 2013 lalu.

Banyak alasan kenapa aku sampe sebegitu ngebetnya nabung-nabung dan rajin googling paket murah meriah demi bisa menginjakan kaki jenjangku yang keceh ini di Negara bekas jajahan Spanyol itu.

Berawal dari satu film. Filmnya film thai-philliphines gitu sh, semacam kerja sama kali ya.

Yang main mantan pacarku, si Keceh Mario Maurer dan Erich Gonzales.

Mostly, setting tempatnya di film itu adalah di filipina. Ilocos Norte tepatnya.
Ini semacem tempat yang wajib didatengin kalo ke Ilocos Norte

Pnegen Foto disana


tebing batu kapur rawan


How's beautifull

https://galericerita.wordpress.com/2014/09/26/gunung-batu-kapur-rawan-ilocos-norte-filipina/

Dari sanalah aku baru ngeh kalo ada ‘surga wisata’ juga di ASEAN. Disaat Korea dan thailand menjadi primadona tujuan wisata, aku malah melirik Filipina. Waktu itu aku mikir ‘travelling ke Filipina ngga mainstream! Ngga kalah keren juga dari negara-negara yang lebih booming di kalangan turis’.

Pokoknya  sejak saat itu juga bertekad buat bisa ke Filipina cepat atau lambat.

Intramuros, gereja-gereja unik,terlibat dalam festival kalesa, Rizal Park dll.

Adalah bagian dari rencana travellingku di negeri yang mostly warganya fasih berbahasa inggris.

Kata orang, semua hal berawal dari suka!

Dan of course ya.

Karena udah terlanjur suka sama tujuan wisata yang ngga terlalu mainstream ini, aku jadi rajin googling soal filipina. All about the Phillipines. Dan sedikitnya tau beberapa hal tentang negara satu ini. Salah satu yang paling bikin aku excited adalah karena ternyata Bahasa nasional mereka, bahasa tagalog memiliki beberapa kata yang hampir atau malah sama artinya sama bahasa di indonesia.

Misalnya aja Ako, dalam bahasa Filipina Ako artinya adalah aku. Ngga jauh beda toh sama bahasa indonesia?

Mereka juga menyebut angka 5 dengan sebutan Lima, begitu juga dengan sebutan untuk orang lain. Misalnya Si Markus, Si A, SI B dll. Di Indonesiapun tidak jarang kita memanggil seseorang dengan embel-embel ‘si’ di depan namanya. Unik kan?

Banyak orang yang bilang kalo orang Filipina itu mirip orang indonesia. Megan Young, miss world 2013 itu bahkan pernah ngga sadar kalo dia ada di Indonesia saat bangun tidur, keluar kamar dan bertemu dengan orang-orang Indonesia. Saking miripnya kali ya? Sama-sama Ras Melayu sampe si Teh Cantik Megan Young aja sempet linglung gitu. Ckckck.

Megan Young, Miss word 2013
Foto by https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Megan-young-for-miss-world-2013.jpg
Ohya, selain destinasi wisatanya, keunikannya, aku juga tertarik sama bahasa mereka. Yups, bahasa tagalog yang sempat kita bahas tadi.

Mengingat cukup sulit menemukan kursus bahasa tagalog di Kota kecil macam Tasik, aku memutuskan belajar otodidak bahasa tagalog via internet. Dan sejauh ini, Cuma Mahal kita (aku cinta kamu) yang baru aku tahu. Selebihnya ada kata mabuhay, semacam kata ‘Merdeka’ kalo di Indonesia long life atau Welcome dalam bahasa inggris. Terus angka dari 1-10(isa,dawala,tatlo,apat,lima,anim,pito,walo,siyam,sampo) dan panggilan Po atau Kuya untuk mereka yang dianggap lebih dewasa dan selebihnya hanya percapakan dasar saja. Cuma itu hasil kursus otodidakku di Internet. Not Bad lah ya, tapi payah. Haha

Kecintaanku pada bahasa tagalog kalah dengan kemalasan belajar bahasa tagalog lebih jauh lagi. Padahal waktu itu udah mau PO buku basic tagalog 1 dan 2 di Online Shop. Tapi batal karena semangat belajarnya udah melempem ibarat krupuk dimasukan ke air. Payah sepayah-payahnya. Huft!

Dan kalopun nanti aku travelling tanpa guide ke Filipina, aku ngga akan worry karena ngga fasih bahasa tagalog. Toh, hampir semua orang disana fasih inggris, sampe supir taksi atau penjual makanan kecil-kecilanpun bisa casciscus bahasa inggris, yah walaupun Cuma basicnya aja, tapi lumayan toh? Ngga akan terlalu bikin telinga turis terlalu asing sama bahasa mereka.

Ali juga suka sama bahasa tagalog, malah dia fasih banget bahasa itu karena pernah tinggal di Filipina lumayan lama katanya, makanya tiap kali aku iseng-iseng minta ngobrol pake bahasa tagalog (nekat aja, mengingat kosa-kata bahasa tagalogku yang minim) Ali casciscus sendiri dan aku melongo sambil ngeces sirik. ‘Ali pernah lho tinggal di Filipina dan udah kenyang banget sama semua spot keren disana, sayang aja dia orangnya ngga doyan foto narsis kayak aku, makanya yang nyisa Cuma ijin tinggal sementaranya aja yang bikin aku percaya kalo dia bener-bener pernah ikutan Festival Kalesa disana. Pokoknya dari banyak kosa-kata yang dia ucapin, aku Cuma bisa nangkep ‘mahal kita’ ,’magandang umaga’ (selamat pagi), ‘magandang hapon’(selamat siang) dan ‘ako’ aja. Parah memang.

Sebagai pasangan yang normal kayak yang lainnya, kita juga suka daydreaming lho. Salah satu bahasannya waktu itu adalah soal honeymoon. Dia nanya, ada tempat yang mau aku kunjungin ngga? Aku jawab aja langsung, Filipina! *sangatsangatexcited*. Dia heran, kok malah Filipina yang notabenenya masih satu rumpun sama Indonesia, negaraku. Kenapa ngga ke Europe atau aussie dia mikirnya. Dan aku dengan mata yang berbinar-binar dan ngeces sana-sini Cuma jawab ‘Pokoknya mau ke Filipina dulu baru yang jauh’

Ali

Finally, dia nyerah dan ikut aku. Padahal katanya dia lebih tertarik ke Norwe dan liat aurora disana. Tapi aku ngga tertarik. Dan kalopun emang mau, harus Mekkah sama Filipina dulu yang aku kunjungin. Titik ngga ada koma. Ali Cuma geleng-geleng kepala heran.Selain karena emang ngebet ke Filipina, pilihan macem Norwe ataupun apapun itu di Eropa, aku harus mikir dulu, walau sebesar apapun Usaha Ali, lebih baik banyakin nabungnya lah, masa depan masih jauhhh(prinsip orang pelit plus ngirit plus mereki). Kalo udah bener-bener kaya, travelling keliling dunia asyik kali ya? 


You Might Also Like

0 komentar

Hi Terimakasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar ya :)
Tapi jangan kasar-kasar, jangan ada link hidup juga karena udah pasti aku block.
komentar ya baik-baik aja, kritik boleh tapi sampaikan dengan bahasa yang baik. salam :)

Labels

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Warung Blogger

Kumpulan Emak Blogger

img.emoji { height: 1em; width: 1em; margin: 0 .05em 0 .1em; vertical-align: -0.1em; }