kepadamu, yang (sempat) tuhan kirimkan untukku- WMA

Sunday, May 18, 2014
http://www.vemale.com/tags/galau-dan-patah-hati/49385-jatuh-cinta-lagi-setelah-terluka-ini-caranya.html


You were my strength when i was weak
You were my voice when i couldn’t speak
You were my eyes when i couldn’t see
You saw the best there was in me
Lifted me up when i couldn’t reach
You gave me faith ‘coz you believe
I’m everything i am
Because You loved me

(CELINE DION-Because You Loved Me)

Cara yang terbaik untuk mengobati cinta yang luka adalah JATUH CINTA LAGI-Mario Teguh

Dalam hidup, ketika ada yang pergi maka sudah pasti akan ada yang datang. Ketika ada yang membuat airmata kita jatuh menetes sudah pasti pula akan ada tangan lembut yang mengusap pipi kita. Membersihkannya dari air mata dan menggenggam tangan kita. Menguatkan.

Dalam catatan kehidupanku, Tuhan memberikan satu nama kepadaku saat aku belajar untuk kembali berdiri diatas kakiku saat aku terjatuh. Satu nama itu kamu, WMA. Wahyu Muhammad A.

Kamu datang tanpa aku prediksi. Tanpa aku harapkan. Tapi Tuhan mempercayakan kamu kepadaku. Dan aku kepadamu. Sebagai teman lama tentu sangat aneh ketika akhirnya kita memutuskan untuk bersama. Saat sama-sama baru terjatuh dalam pahitnya sebuah penghianatan. Saat keduanya baru terjaga kembali dan berjalan tertatih sisa-sisa patah hati. Saat kita yang waktu itu masih begitu sarkastis terhadap cinta, saat itulah kita memutuskan untuk bersama.

Kamu yang dari dulu selalu aku panggil koko..

Kamu yang memiliki mata sipit sepertiku...

Kamu yang lebih tinggi dariku yang membuatku harus menengadah untuk melihat wajahmu..

Meyakinkan aku kalau hubungan ini bukan sekedar pelampiasan rasa sakit kita. Menguatkan aku untuk kembali menjadi –Aku yang dulu. Membantuku mengembalikan passion dan harapanku yang sempat kandas.

Yang jelas saat aku bersamamu aku nyaman ko.

Kamu yang selalu membuat semburat merah di pipiku saat kamu memanggilku ‘Bidadari Mata Segaris’.

Kamu yang tidak pernah absen untuk mengecek apakah aku sudah makan berat saat aku sibuk dan protes ketika aku lebih memilih snack sebagai pengganjal perut.

Dan kamu yang selalu sabar menghadapiku saat aku sedang mellow mengingat masa laluku.

Sempat terpikir untuk menyandarkan semua beban ini. Semua harapan ini. Walau akhirnya aku sadar ini tidak adil untuk kita.

Tuhan mempercayakan kamu kepadaku hanya dalam waktu yang singkat.

Kita tenggelam dengan kesibukan kita masing-masing. Aku dengan Kerja Praktekku di kampus  dan kamu dengan segala tugas di Jurusan Teknik Mesin yang kamu ambil.

Belum lagi jarak.

Jarak, jarak dan jarak.

Dari 100% hanya 10% saja yang bisa sukses menjalani pacaran tipe ini. LDR a.k.a Long distance relationship.

Aku yang belum lama ini gagal LDR. Merasa agak trauma dengan kondisi ini.

Walaupun kamu menjanjikan untuk pulang lebih sering.

Walaupun kamu janji untuk ada di depan rumahku disetiap tanggal anniversary kita.

Walaupun kamu meyakinkanku bahwa kamu akan selalu menyempatkan waktu disela-sela kuliah padatmu hanya untuk menelpon atau texting denganku.

Jujur aku tidak yakin.

Aku masih takut. Terlalu takut.

Dan jujur aku risih. Kamu terlalu baik ko. Koko terlalu mengistimewakanku. Bukan aku benci atau tidak suka diperlakukan seperti itu. Every woman want to be princess. Diperlakukan seperti layaknya putri dan diistimewakan.

Siapa tidak suka ?

Tapi mungkin beberapa bulan ke belakang itu kondisi hatiku memang belum sepenuhnya membaik. Aku masih memandang cinta dengan sarkastis. Mati-matian menutupi rasa sayangku kepadamu karena hanya tidak ingin jatuh cinta kembali. Walaupun sebenarnya aku sangat nyaman ada di dekatmu.

3 kali aku minta kita putus. Dan 3 kali juga kamu hanya menanggapi dengan senyum. Membiarkanku berfikir ulang dan bilang kalau kamu akan selalu menunggu tanpa mau melepasku.

Tapi aku egois.

Dengan jahatnya aku terus-terusan menghindar. Berharap kamu mau mengakhiri hubungan ini.

Sampai saat dimana kamu lelah. Koko wahyu yang aku kenal kuat saat itu menyerah pada semua keegoisanku.

Aku menyesal. Tapi semua penyesalan itu tidak akan pernah bisa mengubah apapun saat ini.

Nyatanya mungkin kita lebih baik menjadi teman seperti dulu. Tanpa embel-embel pacar.

Tidak adil jika aku berfikir untuk membagi beban denganmu sementara sikapku saja sudah minus di depanmu.

Walau bagaimanapun akhirnya aku selalu bersukur pernah menjadi milikmu untuk beberapa saat. Kamu membantuku melalui rasa sakitku dengan mudah. Kamu membuatku pelan-pelan berdamai dengan cinta. Membuatku kembali memiliki harapan dan kembali menulis. Kamu bilang selalu berharap melihat bukuku di deretan buku best seller di Gramedia.

That’s the best motivational words, Ko J

Kamu lihat sekarang aku menulis. Kembali menulis. Dan jika nanti Tuhan memberiku kesempatan untuk menerbitkan buku. Nama kamu pasti tidak akan alpa aku tulis di halaman ‘Thanks to’

Terimakasih Ko J

Hubungan kita singkat tapi akhirnya manis. Semoga apa yang kita cita-citakan menjadi kenyataan dalam waktu dekat ini. Alloh Bless us Ko, maybe i’m ever give up to be your really future women. But, now i wont give up to be your awesome friend. Forever Ko. I’m promise..

Seperti kamu bilang.

“Tata jangan pernah beda. Kita bisa kembali berjodoh nanti. Insya Alloh. Yang penting sekarang kita jaga hubungan baik kita,”.

I’m promise Ko..trust me J

I’m so glad with you. Wahyu Muhammad.
Thanks For your time. Your spirit. Your motivation. Your attention for me.
I love you.

The time full of love-4 januari 2014
Sincerely Yours,


DITA APRILIANI

You Might Also Like

0 komentar

Hi Terimakasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar ya :)
Tapi jangan kasar-kasar, jangan ada link hidup juga karena udah pasti aku block.
komentar ya baik-baik aja, kritik boleh tapi sampaikan dengan bahasa yang baik. salam :)

Labels

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Warung Blogger

Kumpulan Emak Blogger

img.emoji { height: 1em; width: 1em; margin: 0 .05em 0 .1em; vertical-align: -0.1em; }