Kasus JIS : sebuah ironi pendidikan, seperti DE JAVU kasus Nabila Sharma

Sunday, May 04, 2014

Menjijikan. Satu kata yang bisa saya gambarkan untuk kasus di sekolah bertaraf internasional itu. bagaimana tidak ? anak sekecil itu harus mengalami hal keji semacam kekerasan seksual. Yang membuat bulu kuduk saya semakin meremang, anak berinisal MAK itu saat ini terdeteksi mengidap herpes stadium 2. Penyakit kelamin terkutuk yang ditularkan oleh para pelaku bejat tersebut.

Sungguh ironis.

Mahalnya biaya yang dikeluarkan para orangtua siswa tersebut, tidak serta merta dapat menyelamatkan anak-anak mereka dari bejatnya para petugas kebersihan di sekolah tersebut. Saat ini standarisasi keamanan sekolah menjadi satu pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

Menyakitkan memang, sejauh saya mengikuti kasus ini, banyak hal-hal mengejutkan yang saya dapatkan. Salah satunya yang paling menghebohkan adalah adanya pedofil buronan FBI yang pernah mengajar di JIS dalam rentang waktu yang cukup lama. Yaitu hampir 10 tahun (1992-2002).


Bayangkan 10 tahun !

Ntah sudah berapa manusia yang telah menjadi korban kebiadaban pedofil bernama Vahey itu. kabar yang terakhir saya dapat, salah satu dari pelaku pelecehan MAK adalah korban dari Vahey. Fenomena ini begitu nyata. Dan kita tidak bisa lagi menutup mata. Penyimpangan seperti ini tentu saja menular. Merusak masa depan dan pola fikir anak-anak muda yang menjadi korbannya.

Sekolah yang sejatinya menjadi tempat teraman bagi para siswa dalam mendapatkan pengajaran. Malah menjadi sebuah tempat dimana para pedofil berotak keji berkumpul. Mengancam keselamatan para siswa yang masih usia TK.

Miris.

Sekali lagi kita seperti disadarkan dengan sebuah keadaan. Menjadi dilema ketika sekolah dirasa tidak lagi memberi kenyamanan dan keamanan. Harus kepada siapa lagi orangtua percaya ketika lingkungan sekolah saja sudah menjadi ancaman bagi putra-putri mereka.

Seperti De Javu

Beberapa tahun yang lalu saya pernah membaca buku yang berjudul ‘BRUTAL’ ditulis oleh gadis muslim bernama Nabila Sharma. Brutal adalah buku yang ditulis Nabila berdasarkan pengalaman pribadinya. Nabila kecil tumbuh di lingkungan masyarakat heterogen. Di negara barat dimana Nabila tinggal, terdapat bermacam-macam agama. Teman Nabila sendiri ada yang beragama Sikh. Dan Nabila menunjukan kekagumannya pada keluarga temannya itu. cara beribadah mereka yang menyenangkan dan tentunya keramahan dari para keluarga temannya tersebut.

Maka ketika orangtuanya akan memasukan Nabila ke sebuah sekolah agama, Nabila sangat senang. Tapi apa yang difikirkan Nabila ternyata salah besar. Bukan kenyamanan yang ia dapatkan di sekolah Agama tersebut. Tapi dimulainya babak baru hidup Nabila. Nabila kecil yang masih polos itu, tidak mendapatkan sekolah agama yang menyenangkan seperti temannya. Bukan guru menyenangkan yang ditemuinya. Tapi guru bejat yang menghancurkan kehidupannya. Nabila yang saat itu sangat excited dengan sekolah agama-nya. Harus dihadapkan pada kenyataan bahwa gurunya sendiri yang merusaknya. Melakukan pelecehan pada Nabila kecil selama bertahun-tahun.

Nabila dan MAK adalah contoh kecil dari sekian banyak korban pelecehan yang ironisnya dilakukan di tempat mereka mencari ilmu.

Apa yang terjadi pada mereka tentunya menjadi sebuah pembelajaran untuk kita agar lebih aware terhadap segala bentuk ancaman. Kapanpun dan dimanapun tanpa mengenal tempat dan waktu.

brutal by Nabila Sharma





 

You Might Also Like

0 komentar

Hi Terimakasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar ya :)
Tapi jangan kasar-kasar, jangan ada link hidup juga karena udah pasti aku block.
komentar ya baik-baik aja, kritik boleh tapi sampaikan dengan bahasa yang baik. salam :)

Labels

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Warung Blogger

Kumpulan Emak Blogger

img.emoji { height: 1em; width: 1em; margin: 0 .05em 0 .1em; vertical-align: -0.1em; }